LOADING

NEWS

Uji Kekerasan dengan Hardness Tester

Pengujian Kekerasan Material Menggunakan Hardness Tester

2018-07-18 16:49:19

Hampir semua industri menggunakan material pada setiap proses produksi. Nantinya, material tersebut digunakan untuk diolah menjadi produk jadi atau bisa juga digunakan sebagai alat bantu. Setiap benda khususnya logam memiliki nilai kekerasan yang berbeda-beda. Fungsi dari nilai kekerasan itu sendiri untuk menentukan kualitas dan standard kekuatan material untuk digunakan dalam proses industri.

Sedangkan secara definisi, kekerasan merupakan sifat mekanik pada setiap material yang mampu menahan deformasi plastis dan pengaruh lain dari luar terhadap permukaan material.

 

Hardness Tester

Hardness Tester

Namun, untuk mengetahui dengan pasti nilai kekerasan pada material maka dibutuhkan alat bantu yang disebut hardness tester. Prinsip kerja alat ini berdasarkan 4 metode uji kekerasan yaitu Rockwell, Brinell, Vickers dan Micro Hardness.

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan dengan uji kekerasan yaitu mengukur ketahanan, fleksibilitas, kekuatan dan juga kemampuan specimen material selama berada dalam proses pengolahan ataupun ketika menjadi barang yang siap pakai. Uji kekerasan menggunakan hardness tester termasuk pengujian tanpa merusak atau NDT (Non Destructive Test).

Prinsip kerja hardness tester pada intinya menggunakan indentor atau bola baja yang nantinya akan memberikan penetrasi atau penekanan pada material hingga sampai batas maksimal yang telah ditentukan. Setelah itu, hasil pengukuran bisa dilihat langsung di layar monitor hardness tester.

Namun, pastikan hardness tester yang digunakan sesuai dengan metode yang dipakai untuk uji kekerasan. Misalkan, Anda menggunakan metode Brinell maka gunakanlah hardness tester Brinell agar pengukurannya lebih akurat.

Dengan menjalankan uji kekerasan maka suatu material bisa dinyatakan layak atau tidak untuk digunakan pada proses industri seperti industri pembuatan tiang pancang, pembuatan pipa gas dan minyak, pembuatan rangka baja, dan lainnya.

Jika material yang menjadi bahan dasarnya memiliki kualitas yang buruk maka ketika produk digunakan dapat menimbulkan berbagai masalah seperti mudah retak dan cepat patah.

Maka dari itu, disinlah pentingnya uji kekerasan untuk setiap material. Selain uji kekerasan, ada beberapa pengujian lagi yang juga harus dilakukan untuk menentukan kualitas material seperti uji Tarik, uji tekan, bending test, dan lainnya.

Jika Anda berminat untuk membeli hardness tester dengan kualitas terbaik dan harga terjangkau silakan kunjungi situs testingindonesia.com