LOADING

NEWS

Sifat dan Jenis Logam

Inilah Sifat dan Jenis Logam yang Digunakan untuk Industri

2018-10-03 14:39:14

Logam merupakan unsur atau senyawa yang tidak bisa dilewati cahaya dan juga dapat menjadi penghantar listrik yang baik. Dengan strukturnya yang keras, logam memiliki unsur dengan daya tahan yang tinggi, sehingga tidak mudah hancur atau rusak ketika ditempa.

Sedangkan berdasarkan table periodik, unsur logam ditempatkan untuk seluruh unsur yang kadar beratnya diatas helium. Logam diolah menjadi berbagai macam bentuk kombinasi atau komponen suatu benda yang biasa kita gunakan sehari-hari seperti komputer, mainan, spare part otomotif dan juga industri manufaktur.

 

 

Sifat Logam

Dapat Merenggang dan Kuat Ditempa

Logam memiliki lapisan dan susunan atom yang berbeda sheingga ketika susunan atomnya semakin simetris maka logam dapat merenggang dengan mudah dan juga tahan ketika ditempa.

Ketahanan yang Tinggi

Setiap logam dapat ditambah kekuatannya dengan cara mencapur dengan logam yang lainnya. Bisa juga dengan mencampur logam dengan material non logam atau yang biasa disebut aliase. Pada umumnya, material yang mengandung aliase digunakan pada konstruksi bangunan dan juga komponen pada industri otomotif.

Dapat Mengalirkan Arus Listrik dengan Cepat

Selain digunakan pada industri, logam juga sering dipakai sebagai bahan baku dalam membuat kabel listrik. Alasannya, logam memiliki sifat dapat mengalirkan arus listrik dengan mudah dan cepat.

Penghantar Panas yang Bagus

Bukan hanya listrik, ternyata logam juga bisa menghantarkan panas dengan sangat cepat dari satu ujung ke ujung lainnya. Hal ini dikarenakan ketika logam menerima panas maka energi kinetic pada electron logam akan bertambah cepat sehingga panas bisa dihantarkan dengan cepat.

Mengkilap Jika Terkena Pantulan Cahaya dan Setelah Digosok

Logam memiliki permukaan yang halus dan padat sehingga akan terlihat mengkilap ketika terkena cahaya ataupun setelah digosok.

Macam-Macam Jenis Logam

Logam Ferrous

Biasanya logam jenis ini disebut besi atau baja karbon. Biasanya, besi sering digunakan sebagai material dasar dalam dunia teknik. Namun, besi murni masih sangat rapuh jika dipakai untuk pembangunan dan material bahan kerja lainnya. Maka dari itu, besi murni seringkali dicampur dengan berbagai macam unsur yang salah satunya adalah karbon atau zat arang (C).

Beberapa macam logam ferrous yaitu besi tempa, besi tuang, baja lunak, baja karbon tinggi, baja karbon campuran dan lainnya.

Logam Non Ferrous

Sedangkan pada logam non ferrous tidak mengandung unsur besi (fe) di dalamnya. Jenis-jenis logam non ferrous yaitu Alumunium (Al), Tembaga (Cu), Timbal (Pb), Timah (Sn).

Macam-Macam Uji Logam

Uji Kekerasan (Hardness Test)

Pengujian ini dilakukan untuk mengukur nilai kekerasan pada material logam yang digunakan sebagai bahan dasar ataupun komponen pada proses industri. Dengan mengetahui nilai kekerasan maka bisa dijadikan rujukan untuk menentukan standart kualitas material tersebut. Dalam pengujian ini, alat yang digunakan adalah hardness tester.

 

 

 

Baca Juga: Uji Kekerasan Material dengan Hardness Tester

 

Uji Tarik

Pada pengujian ini, ada beberapa parameter yang akan dinilai seperti ketahanan dan regangan. Metode kerjanya sederhana, yaitu menarik material logam hingga batas maksimal yang sudah ditentukan. Untuk pengujian tarik menggunakan alat yang disebut mesin Tensile Strength.

Uji Tekan

Uji tekan dilakukan untuk mengukur daya tahan logam pada saat diberi daya tekan hingga nilai batas maksimal. Hal ini bertujuan untuk mengukur maksimal beban yang mampu diterima ketika memasuki proses produksi.