Ink Abrasion Tester digunakan untuk menguji daya rekat tinta sehingga dapat menilai kualitas tinta tersebut. Mesin ini dapat digunakan untuk uji gesekan kering, uji gesekan basah, uji perubahan warna (discoloration), uji serabut kertas (paper fuzziness), serta uji gesekan khusus lainnya.
Uji ketahanan abrasi tinta merupakan metode pengujian yang dirancang untuk mengevaluasi ketahanan aus atau ketahanan gesek tinta pada kertas atau karton.
Alat ini juga dikenal sebagai ink decolorization tester, ink printing decolorization tester, dan ink friction resistance tester, yang merupakan salah satu jenis instrumen pengujian percetakan yang paling umum digunakan.
Proses Pengujian Ink Abrasion Tester
Sistem pemanas udara berdaya tinggi memanaskan sampel hingga 230 ℃ dan mempertahankannya selama beberapa menit untuk memastikan resin larut dalam minyak uji. Setelah itu, larutan didinginkan sambil diaduk hingga mencapai suhu 90 ℃. Ketika suhu tersebut tercapai, instrumen akan mengeluarkan bunyi sebagai tanda bahwa pengujian telah selesai. Selanjutnya, lepaskan tabung logam dari instrumen.
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan
-
Instrumen harus melakukan pemeriksaan dan kalibrasi otomatis saat dinyalakan. Posisi pengujian harus dalam keadaan kosong, jika tidak, proses kalibrasi otomatis tidak dapat diselesaikan.
-
Hindari kontak dengan bahan korosif dan jauhkan dari lingkungan bersuhu tinggi serta lembap.
-
Matikan daya ketika instrumen tidak digunakan.
