- Pertama, pertimbangkan rentang tarik bahan yang akan diuji
Rentang tarik yang berbeda menentukan jenis sensor yang digunakan serta struktur mesin uji tarik. Setiap industri memilih mesin uji tarik yang berbeda. Misalnya, untuk produsen kemasan fleksibel umum, rentang tarik 100 Newton sudah cukup. Oleh karena itu, diputuskan untuk menggunakan tipe lengan tunggal. Struktur lengan tunggal ini biasanya disesuaikan dengan struktur portal, yang mampu menangani tegangan yang relatif kuat.
Saat memilih mesin uji tarik, kita juga perlu mempertimbangkan panjang dan regangan (elongasi) sampel pelanggan. Jika panjang sampel pendek dan regangannya kecil, sebaiknya memilih mesin dengan langkah (stroke) kecil. Sebaliknya, jika panjang sampel panjang atau regangannya besar, pilih mesin dengan langkah (stroke) yang lebih besar. Misalnya, panjang film kemasan fleksibel umumnya berkisar antara 600–800 mm.
- Konfigurasi Standar
Konfigurasi intelligent merupakan jenis konfigurasi dasar: terdiri dari host, komputer, dan printer. Dengan adanya komputer, Anda dapat melakukan analisis data yang kompleks, seperti pengeditan data, penguatan lokal, format laporan yang dapat disesuaikan, dan analisis statistik secara kelompok. Selain itu, mesin juga dapat dilengkapi dengan mikrokomputer dengan fungsi yang lebih canggih dan hasilnya bisa langsung dicetak. Konfigurasi ini menjadi pilihan yang baik bagi pelanggan dengan anggaran terbatas.
- Hasil Output
Hasil output dari percobaan dapat diatur sesuai kebutuhan, misalnya: gaya maksimum, regangan (elongasi), regangan dengan gaya konstan, nilai regangan dengan gaya konstan, kekuatan leleh, modulus elastisitas, dan gaya uji maksimum. Di pasaran, beberapa mesin dapat menghasilkan 5–6 item output, sedangkan yang lain hanya dapat menampilkan nilai maksimum, rata-rata, dan minimum.
