Saat ini, mesin Hydraulic Universal Testing Machine (UTM Hidrolik) yang umum digunakan di pasaran meliputi:
-
Digital Display Hydraulic Universal Testing Machine
-
Microcomputer Screen Display Hydraulic Universal Testing Machine
-
Microcomputer Controlled Electro-Hydraulic Servo Universal Testing Machine
Lalu, apa saja perbedaan di antara ketiganya?
Persamaan Ketiga Jenis Hydraulic Universal Testing Machine
1. Struktur Mesin (Host) Sama
Ketiganya menggunakan struktur tipe silinder bawah (lower cylinder type):
-
Ruang uji tarik berada di bagian atas mesin
-
Ruang uji tekan dan lentur berada di antara balok bawah dan meja kerja
-
Ukuran ruang uji disesuaikan dengan menggerakkan balok tengah
2. Prinsip Kerja Sama
Ketiga mesin bekerja dengan sistem hidrolik yang serupa:
-
Motor menggerakkan pompa roda gigi bertekanan tinggi
-
Oli mengalir melalui katup satu arah, filter oli tekanan tinggi 10μm, grup katup tekanan diferensial, dan katup suplai oli
-
Oli masuk ke dalam silinder untuk menghasilkan gaya beban sesuai kebutuhan pengujian
Proses pembebanan dilakukan hingga spesifikasi pengujian terpenuhi.
Perbedaan Ketiga Jenis Hydraulic Universal Testing Machine
1. Kelengkapan Data yang Ditampilkan
Digital Display Hydraulic Universal Machine
-
Menampilkan nilai tegangan (stress)
-
Kekuatan tarik
-
Kurva tegangan-waktu
-
Nilai yield strength (untuk material dengan titik luluh jelas)
Screen Display & Electro-Hydraulic Servo
-
Menampilkan berbagai nilai gaya
-
Kekuatan tarik dan putus
-
Elongasi (perpanjangan)
-
Titik luluh atas dan bawah
-
Modulus elastisitas
-
Berbagai kurva pengujian lengkap
Mesin servo dan layar mikrokomputer memiliki tampilan data lebih lengkap dan komprehensif.
2. Metode Tampilan
-
Digital Display: menggunakan layar LCD sederhana untuk menampilkan data secara real-time.
-
Screen Display & Electro-Hydraulic Servo: menggunakan layar komputer dengan sistem software pengolahan data yang lebih canggih.
3. Sistem Kontrol
-
Digital Display & Screen Display
Pengaturan aliran oli dilakukan secara manual melalui katup suplai dan katup balik. -
Microcomputer Controlled Electro-Hydraulic Servo
Dikontrol oleh komputer melalui katup servo hidrolik, sehingga:-
Presisi lebih tinggi
-
Kontrol pembebanan lebih stabil
-
Cocok untuk pengujian material dengan standar tinggi
-
Perawatan Hydraulic Universal Testing Machine
1. Kebersihan Mesin
Selama pengujian, sering muncul debu, serpihan logam, dan oksida. Jika tidak dibersihkan:
-
Dapat menyebabkan keausan komponen
-
Bisa masuk ke sistem hidrolik
-
Menyumbat katup
-
Menggores permukaan piston
Karena itu, mesin harus dibersihkan setiap selesai digunakan.
2. Gunakan Fixture yang Tepat
Gunakan penjepit (fixture) sesuai jenis sampel:
-
Sampel standar biasanya sudah tersedia fixture bawaan
-
Untuk sampel non-standar (seperti baja strand atau baja lap), diperlukan fixture khusus
-
Material sangat keras seperti spring steel memerlukan penjepit khusus agar tidak merusak clamp
3. Perawatan Oli Hidrolik
-
Periksa level oli secara rutin
-
Ganti oli setiap 2000–4000 jam operasi
-
Suhu oli tidak boleh melebihi 70°C
-
Jika suhu mencapai 60°C, sistem pendingin harus diaktifkan
4. Perawatan Filter
-
Ganti filter setiap 6 bulan (jika tanpa indikator penyumbatan)
-
Jika memiliki indikator penyumbatan, segera ganti saat alarm aktif
