Hal-Hal yang Perlu Anda Ketahui tentang Universal Testing Machine
Universal Testing Machine (UTM), atau disebut juga mesin uji material universal, merupakan hasil kombinasi teknologi elektronik modern dan sistem transmisi mekanik. Mesin ini digunakan secara luas untuk menguji sifat mekanik berbagai jenis material.
Berikut adalah informasi penting mengenai Universal Testing Machine.
Fungsi Utama Universal Testing Machine
1. Pengujian Umum
Beberapa jenis pengujian yang dapat dilakukan antara lain:
-
Tegangan tarik (Tensile Stress)
-
Kekuatan tarik (Tensile Strength)
-
Elongasi saat putus (Elongation at Break)
-
Tegangan tarik konstan
-
Elongasi pada tegangan konstan
-
Nilai gaya pada titik tertentu
-
Kekuatan sobek (Tear Strength)
-
Gaya tarik lepas (Pull-out Force)
-
Gaya adhesi
-
Uji tekan (Compression Test)
-
Uji geser dan stripping
-
Uji lentur (Bending Test)
-
Uji penetrasi (Puncture Test)
2. Pengujian Khusus
Beberapa parameter penting dalam pengujian material:
-
Modulus Elastisitas (Young’s Modulus)
Rasio antara tegangan normal dan regangan normal pada fase elastis. Nilai yang lebih tinggi menunjukkan material lebih kaku/kuat. -
Batas Proporsional (Proportional Limit)
Batas maksimum di mana hubungan antara beban dan elongasi masih linear. -
Batas Elastis (Elastic Limit)
Tegangan maksimum yang dapat diterima material tanpa mengalami deformasi permanen. -
Deformasi Elastis
Deformasi yang hilang setelah beban dilepas. -
Deformasi Permanen
Deformasi yang tetap ada setelah beban dilepas. -
Titik Luluh (Yield Point)
Titik di mana deformasi meningkat cepat tanpa kenaikan tegangan. Dibedakan menjadi yield point atas dan bawah. -
Kekuatan Luluh (Yield Strength)
Tegangan saat terjadi elongasi permanen tertentu dibandingkan luas penampang awal. -
Nilai K (Spring Constant)
Perbandingan antara gaya dan deformasi dalam fase elastis.
Prosedur Pengoperasian Universal Testing Machine
-
Nyalakan komputer, monitor, controller, dan mesin utama.
-
Masuk ke antarmuka parameter online dan atur sensor.
-
Atur posisi balok (beam) naik atau turun sesuai kebutuhan.
-
Pasang penjepit (collet) sesuai jenis sampel.
-
Atur skema dan parameter pengujian.
-
Nolkan nilai awal sensor.
-
Pasang sampel dan sensor.
-
Tekan tombol Start Test untuk memulai pengujian.
-
Mesin akan berhenti otomatis setelah pengujian selesai.
-
Ulangi langkah untuk sampel berikutnya.
-
Cetak laporan hasil uji.
-
Matikan mesin, controller, dan komputer.
-
Bersihkan area pengujian.
Hal yang Perlu Diperhatikan (Precautions)
-
Pasang pelindung (guardrail) saat pengujian untuk mencegah sampel terlempar saat patah.
-
Saat mengganti fixture, perhatikan pusat gravitasi agar tidak terjatuh.
-
Pastikan pemasangan sampel berada di posisi tengah (centering).
-
Setelah pengujian, bersihkan mesin dan minta operator memeriksa kondisi alat.
-
Jika terjadi keadaan darurat, tekan tombol Emergency Stop (tombol merah) dan hubungi petugas yang bertanggung jawab.
Telp/WahtsApp : 0812 1248 2471
Email : alfin@testindo.com
Single Coloumn Series HD-B602 Desktop Tensile Testing Machine




