3) Pengujian Pelapis pada Logam
Untuk tugas pengendalian ketebalan pelapis, kami menyediakan Coating Thickness Gauge NOVOTEST TP-1. Ketebalan pelapis merupakan salah satu parameter penting yang secara langsung memengaruhi kualitas operasional produk. Selain itu, alat ini juga memungkinkan pengendalian penggunaan cat, sehingga efisiensi material dapat dioptimalkan.
Perangkat ini dilengkapi dengan beberapa probe yang dapat diganti, yang disesuaikan untuk berbagai jenis pelapis dan permukaan dasar. Selain mengukur ketebalan pelapis, alat ini juga dapat digunakan untuk mengukur suhu, titik embun, kelembaban, serta mengevaluasi kekasaran permukaan menggunakan probe khusus.


Selanjutnya adalah alat pengujian kontinuitas pelapis. Cacat seperti pori-pori atau retakan pada pelapis produk jadi menunjukkan melemahnya sifat protektif pelapis. Lokasi yang terkena biasanya mengalami korosi terlebih dahulu, yang dapat menyebabkan penghentian proses operasional dan menimbulkan biaya tambahan untuk objek seperti tangki penyimpanan, pipa, dan sejenisnya.
Untuk mengontrol kontinuitas pelapis yang diterapkan pada permukaan konduktif listrik, digunakan detektor percikan listrik atau disebut juga detektor kontinuitas. Metode pengujian ini bekerja dengan menempatkan medan listrik frekuensi tinggi dan tegangan tinggi pada objek uji, lalu mendeteksi terjadinya hubung singkat pada lokasi yang cacat.
Salah satu contohnya adalah Pulse Holiday Detector NOVOTEST SPARK-1, yang memungkinkan pengujian pelapis dengan ketebalan hingga 12 mm!
Selain itu, untuk tugas pengujian kontinuitas pelapis juga digunakan detektor cacat elektrolitik, contohnya Pinhole Detector NOVOTEST ED-3D. Alat-alat ini memiliki biaya yang lebih rendah, namun hanya dapat menguji pelapis dengan ketebalan hingga 500 mikron.
Metode pengujiannya menggunakan spons yang dibasahi dengan elektrolit dan dialiri arus listrik tegangan rendah, yang ditempatkan pada permukaan pelapis untuk mendeteksi adanya hubung singkat atau cacat.

