Saat melakukan perbaikan dan pemeliharaan bangunan, kemampuan untuk mendeteksi berbagai objek logam di bawah permukaan beton sangat penting.

Pengukuran ketebalan lapisan pelindung beton dan identifikasi area dengan elemen tulangan (rebar) merupakan prosedur wajib sebelum memulai pekerjaan konstruksi atau perbaikan.

Untuk tujuan ini digunakan Concrete Cover Meter NOVOTEST Rebar Detector, sebuah alat non-destruktif yang bekerja melalui interaksi medan elektromagnetik. Alat ini memungkinkan deteksi posisi tulangan dan pengukuran ketebalan lapisan pelindung beton secara cepat dan akurat.

Dengan menggunakan Concrete Cover Meter NOVOTEST Rebar Detector, pengguna dapat mendeteksi lokasi objek logam di bawah permukaan beton, termasuk barisan tulangan paling atas, sekaligus mengukur ketebalan lapisan pelindung beton.

Alat ini juga memungkinkan pengguna untuk menentukan perkiraan diameter tulangan serta posisi tulangan di bawah lapisan beton yang tidak diketahui. Informasi ini dapat digunakan untuk membuat denah struktur untuk pengujian lebih lanjut atau mengembalikan dokumentasi tulangan yang hilang.

Perangkat ini memiliki empat mode pemindaian, dilengkapi dengan layar grafis berlampu latar dan sensor suara, sehingga memudahkan proses deteksi dan pengukuran secara cepat dan akurat.

Ketebalan lapisan pelindung beton memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap ketahanan struktur beton. Lapisan ini berfungsi untuk melindungi tulangan (rebar) dari masuknya kelembapan, oksigen, cairan korosif, dan gas berbahaya.

Tulangan dengan lapisan pelindung yang tipis atau cacat besar pada lapisan tersebut cenderung mengalami korosi lebih cepat. Oleh karena itu, pengukuran ketebalan lapisan pelindung beton merupakan parameter yang sangat penting, baik saat pembangunan maupun pemeriksaan struktur beton.

Mengetahui ketebalan lapisan pelindung membantu memastikan keamanan, daya tahan, dan umur panjang bangunan beton.

Concrete Cover Meter NOVOTEST Rebar Detector memenuhi semua standar akurasi dan fungsionalitas untuk perangkat sekelas ini.

Alat ini memiliki empat mode operasi:

  1. Mode utama – untuk mengukur kedalaman tulangan;

  2. Mode pemindaian (scan mode);

  3. Mode pencarian mendalam (deep search mode);

  4. Mode pengukuran diameter tulangan.

Deteksi tulangan dilakukan dengan memindai permukaan yang diuji menggunakan sensor perangkat. Proses pencarian tulangan ditampilkan pada layar melalui indikator garis dan nilai jarak ke tulangan. Untuk mempermudah penggunaan, alat ini dilengkapi indikasi suara. Semakin dekat sensor dengan elemen tulangan, frekuensi sinyal suara akan meningkat, memberi petunjuk visual dan audio secara bersamaan.

Perangkat ini juga memungkinkan identifikasi diameter tulangan yang tidak diketahui menggunakan gasket dielektrik. Pengujian pertama dilakukan tanpa gasket dan hasilnya disimpan dalam memori internal perangkat. Pengujian kedua dilakukan dengan gasket, dan alat akan menampilkan diameter tulangan secara akurat.

Telp/WahtsApp : 0812 1248 2471
Email : alfin@testindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *