Prinsip kerja mesin uji tarik universal mengadopsi desain mekatronika (gabungan teknologi mekanik dan elektronik). Mesin ini terdiri dari bagian utama (rangka), sistem mekanik, sistem hidrolik (pada tipe tertentu), serta sistem pengukuran gaya.
Sistem pengukuran gaya umumnya terdiri dari sensor gaya (load cell), transmitter, mikroprosesor, mekanisme penggerak beban, komputer, dan printer.
Mesin ini dikenal sebagai Universal Testing Machine, yang digunakan secara luas untuk pengujian sifat mekanik berbagai material.
Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Mesin Uji Tarik Universal
1. Rentang Gaya Tarik yang Dibutuhkan
Hal pertama yang harus diperhatikan adalah rentang gaya tarik material yang akan diuji.
-
Rentang gaya yang berbeda menentukan jenis sensor dan struktur mesin yang digunakan.
-
Untuk industri flexible packaging, rentang hingga 100 Newton biasanya sudah mencukupi.
-
Dalam kasus ini, mesin tipe single-arm sudah memadai.
-
Struktur portal (double column) digunakan untuk kapasitas besar, misalnya 1 ton atau lebih, dan biasanya tidak diperlukan untuk pengujian kemasan fleksibel.
2. Stroke atau Jarak Uji
Pilih tipe mesin berdasarkan karakteristik produk yang akan diuji.
Jika perusahaan Anda menguji material dengan elastisitas tinggi atau panjang spesimen besar, sebaiknya berkonsultasi dengan tim teknis produsen sebelum melakukan pemesanan.
3. Konfigurasi Standar
Konfigurasi dasar biasanya meliputi:
-
Unit utama (host)
-
Sistem komputer/mikrokomputer
-
Printer
Jika menggunakan sistem mikrokomputer dengan fungsi kuat, hasil bisa langsung dicetak. Jika menggunakan komputer eksternal, data dapat dianalisis lebih kompleks seperti analisis kelompok dan analisis parsial.
Apabila menggunakan komputer, produsen perlu menambahkan sistem kontrol yang sesuai.
4. Output Hasil Pengujian
Mesin dapat menghasilkan berbagai parameter, antara lain:
-
Gaya maksimum
-
Perpanjangan (elongation)
-
Kekuatan tarik
-
Perpanjangan pada gaya konstan
-
Gaya pada perpanjangan konstan
-
Kekuatan luluh (yield strength)
-
Modulus elastisitas
-
Gaya uji maksimum
Parameter tersebut merupakan hasil pengujian yang lengkap dalam sistem berbasis mikrokomputer.
5. Jenis Pengujian yang Dibutuhkan
Untuk industri flexible packaging, mesin uji tarik sebaiknya mendukung berbagai jenis pengujian, antara lain:
-
Uji tarik
-
Uji tekan
-
Uji lentur
-
Uji sobek
-
Uji geser
-
Uji kupas 180°
-
Uji kupas 90°
Beberapa mesin kelas atas bahkan dapat mengukur koefisien gesek karena memiliki sensor dengan tingkat akurasi tinggi (hingga 1/350000).
6. Sistem Transmisi
Sistem transmisi mempengaruhi harga dan presisi:
-
Ball screw → presisi tinggi, repeatability baik, harga lebih mahal.
-
Trapezoidal screw / general screw → lebih ekonomis, cukup untuk kebutuhan akurasi 0,1–1%.
Untuk industri kemasan fleksibel, akurasi 0,1–1% sudah memadai.
7. Sensor dan Umur Pakai
Sensor berkualitas tinggi memiliki umur pakai panjang.
Teknologi induksi fotoelektrik termasuk teknologi canggih dan dapat digunakan lebih dari 100.000 kali pengujian.
8. Kecepatan Uji
Rentang kecepatan umum:
-
10–500 mm/menit → sistem regulasi biasa, biaya rendah, presisi lebih rendah
-
0,001–500 mm/menit → sistem servo, lebih mahal, presisi tinggi
Untuk perusahaan flexible packaging, sistem servo dengan rentang 1–500 mm/menit sudah sangat memadai dan tetap efisien dari sisi biaya.
9. Akurasi Pengukuran
Akurasi meliputi:
-
Akurasi pengukuran gaya
-
Akurasi kecepatan
-
Akurasi deformasi
-
Akurasi perpindahan
Beberapa mesin dapat mencapai akurasi ±0,5%. Namun untuk sebagian besar industri, akurasi 1% sudah mencukupi.
Resolusi gaya bahkan dapat mencapai 1/400000.
Telp/WahtsApp : 0812 1248 2471
Email : alfin@testindo.com
Single Coloumn Series HD-B602 Desktop Tensile Testing Machine




