Setiap orang memiliki smartphone, dan ketiadaan smartphone akan sangat memengaruhi pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari. Saat ini, hampir semua aktivitas sudah berbasis elektronik, seperti membeli tas sepeda di Taobao, alu glass tape, topi waterproof, jam tangan, set piyama 2 pcs, dan lain-lain—semuanya dibayar menggunakan Alipay.

Ponsel, kamera, tablet Android, power bank, dan berbagai produk elektronik digital lainnya umumnya diuji oleh produsen menggunakan ruang uji suhu tinggi dan rendah (high and low temperature test chamber). Produk-produk tersebut diuji dalam kondisi suhu ekstrem, misalnya untuk mengetahui apakah baterai ponsel akan mengalami ledakan pada suhu tinggi hingga +100°C.

Ruang uji suhu tinggi dan rendah membantu mengurangi kekhawatiran konsumen, sehingga produk yang dibeli dapat digunakan dengan aman dalam berbagai kondisi lingkungan. Oleh karena itu, alat ini sangat penting dan tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari maupun proses produksi.

Sebagai salah satu aksesori penting untuk melindungi ponsel, bagaimana dengan ketahanan suhu tempered glass (pelindung layar)? Mari kita lihat lebih detail. Sebagai contoh, kita dapat menggunakan ruang uji suhu tinggi dan rendah dan mengatur suhu sesuai dengan kondisi suhu ekstrem yang mungkin terjadi di lingkungan alami.

1. Memahami Objek Pengujian

Sebelum melakukan pengujian, Anda harus memahami terlebih dahulu objek yang akan diuji, dalam hal ini adalah tempered glass ponsel.

2. Uji Suhu Tinggi

Karena tujuan pengujian adalah untuk mengetahui ketahanan tempered glass terhadap suhu tinggi, suhu harian biasa tidak memiliki makna signifikan. Bahkan suhu musim panas yang tinggi umumnya tidak terlalu memengaruhi tempered glass. Oleh karena itu, kita langsung mensimulasikan kondisi suhu tinggi yang mungkin terjadi di musim panas.

Uji Suhu Tinggi 70°C

Langkah 1
Masukkan sampel uji (tempered glass) ke dalam ruang uji suhu tinggi dan rendah.

Langkah 2
Nyalakan alat, atur suhu pada 70°C, dan jalankan selama 1 jam (catatan: suhu konstan 70°C selama 1 jam).

Langkah 3
Setelah waktu selesai, amati perubahan pada sampel, termasuk bentuk, daya rekat (viskositas), dan adanya gelembung.

3. Uji Suhu Sangat Tinggi

Karena pada suhu 70°C tempered glass tetap dalam kondisi baik, pengujian dilanjutkan ke suhu 80°C, 90°C, hingga 100°C. Hasilnya masih tidak menunjukkan perubahan, baik pada bentuk maupun daya rekatnya.

Untuk pengujian ekstrem, suhu dinaikkan hingga 150°C. Mungkin muncul pertanyaan: dalam kondisi apa ponsel dapat terpapar suhu 150°C? Secara umum, dapat disimpulkan bahwa suhu tinggi tidak terlalu memengaruhi bentuk tempered glass. Namun, pengujian ini bertujuan untuk mengetahui apakah suhu ekstrem dapat melelehkan atau merusak tempered glass.

Uji Suhu Tinggi 150°C

Langkah 1
Letakkan tempered glass pada rak sampel di dalam ruang uji.

Langkah 2
Atur suhu pada 150°C dan jalankan selama 1 jam (catatan: suhu konstan 150°C selama 1 jam).

Langkah 3
Setelah selesai, amati bentuk, daya rekat, dan adanya gelembung. Setelah dikeluarkan dari ruang uji dan didiamkan sekitar 10 menit hingga mendingin, hasilnya menunjukkan bahwa tempered glass tetap utuh. Tidak terjadi gelembung, deformasi, maupun perubahan bentuk, dan masih dapat digunakan dengan baik.

4. Uji Suhu Rendah

Setelah uji suhu tinggi, pengujian dilanjutkan pada suhu rendah untuk mengetahui ketahanan terhadap kondisi dingin ekstrem. Suhu -10°C hingga -20°C umumnya tidak terlalu memengaruhi tempered glass, sehingga dilakukan pengujian pada suhu yang lebih rendah lagi.

Uji Suhu Rendah -45°C

Langkah 1
Letakkan tempered glass pada rak sampel di dalam ruang uji.

Langkah 2
Atur suhu pada -45°C dan jalankan selama 1 jam (catatan: suhu konstan -45°C selama 1 jam).

Langkah 3
Setelah selesai, amati bentuk, daya rekat, dan adanya gelembung. Saat pintu dibuka, terlihat kristal tipis akibat suhu rendah, namun tempered glass tetap dalam kondisi baik dan tidak terpengaruh oleh perubahan suhu.

5. Kesimpulan Pengujian

Setelah dilakukan pengujian suhu berulang selama 24 jam, tempered glass untuk iPhone tetap dalam kondisi baik dan tidak mengalami kerusakan. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan tempered glass pada iPhone aman dalam berbagai kondisi suhu ekstrem.

Sebagai salah satu pemasok profesional ruang uji (test chamber), kami menyarankan agar produk elektronik diuji menggunakan ruang uji suhu tinggi dan rendah untuk memastikan kualitas dan keamanan produk sebelum dipasarkan.

Telp/WahtsApp : 0812 1248 2471
Email : alfin@testindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *