Sensor torsi adalah alat ukur presisi yang digunakan untuk mengukur berbagai jenis torsi, kecepatan putar, dan efisiensi mekanis. Sensor ini bekerja dengan mengubah perubahan torsi menjadi sinyal listrik, dan tingkat akurasinya sangat bergantung pada sistem pengujian tempat sensor digunakan.
Fitur Utama Sensor Torsi
-
Dapat mengukur torsi statis maupun torsi berputar (dynamic torque)
-
Akurasi pengukuran tinggi dengan stabilitas baik
-
Tahan terhadap gangguan atau anti-interference
-
Dapat mengukur torsi maju dan mundur secara kontinu tanpa perlu noling ulang
-
Tidak memiliki bagian aus seperti cincin konduktor, sehingga dapat beroperasi dengan kecepatan tinggi dalam waktu lama
-
Menghasilkan sinyal frekuensi tingkat tinggi yang dapat langsung diproses oleh komputer
Area dan Aplikasi Sensor Torsi
Sensor torsi saat ini banyak digunakan di berbagai bidang industri dan penelitian, antara lain:
-
Peralatan berputar: Motor listrik, mesin, dan peralatan tenaga putar lainnya
-
Transportasi: Kereta api, mobil, pesawat terbang
-
Industri berat: Mesin pertambangan dan alat berat lainnya
-
Manufaktur dan riset: Pengujian torsi dan daya pada mesin dan komponen mekanis di laboratorium teknik atau institusi penelitian
Dengan kemampuan pengukuran yang presisi, sensor torsi membantu memantau performa, meningkatkan efisiensi, dan menjaga keselamatan operasional di berbagai sektor.
