3. Karakteristik Teknis Sensor Torsi Dinamis

Sensor torsi dinamis memiliki berbagai keunggulan teknis sebagai berikut:

  • Pengukuran presisi tinggi: Kesalahan indikasi torsi umumnya kurang dari ±0,5% F·S, dengan non-linearitas kurang dari ±0,25% F·S.

  • Stabilitas yang baik: Repeatabilitas kurang dari ±0,2% F·S, histeresis kurang dari 0,2% F·S.

  • Kemampuan anti-interferensi yang kuat: Teknologi sinyal digital memungkinkan operasi yang stabil di lingkungan industri yang kompleks.

  • Pengukuran dua arah: Dapat mengukur sinyal torsi maju dan mundur secara kontinu tanpa perlu penyesuaian nol berulang.

  • Beragam sinyal keluaran: Dapat menghasilkan sinyal gelombang kotak, sinyal pulsa, sinyal analog tegangan, atau sinyal analog arus.

  • Rentang pengukuran luas: Rentang pengukuran dapat bervariasi dari 0,01 N·m hingga 100.000 N·m, memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi.

4. Bidang Aplikasi Sensor Torsi Dinamis

Sensor torsi dinamis memiliki aplikasi yang sangat luas, mencakup hampir semua industri yang memerlukan pengukuran daya rotasi.

4.1 Industri Otomotif dan Pengujian

Dalam manufaktur otomotif, sensor torsi dinamis banyak digunakan untuk pengujian dan pengembangan komponen seperti mesin, transmisi, dan roda. Sensor ini dapat mengukur torsi keluaran dan daya sistem penggerak secara presisi, serta menyediakan data penting untuk optimalisasi performa kendaraan.

Khususnya pada sistem Electric Power Steering (EPS), sensor torsi non-kontak telah menjadi produk utama yang banyak digunakan pada mobil dan kendaraan ringan.

4.2 Bidang Dirgantara

Bidang dirgantara memiliki persyaratan yang sangat tinggi terhadap presisi dan keandalan instrumen pengukuran. Sensor torsi dinamis AKC-205 yang dikembangkan oleh China Academy of Aerospace Aerodynamics menunjukkan kinerja luar biasa dalam pengukuran torsi rentang menengah dan rendah, serta menyediakan solusi pengukuran torsi yang andal untuk aplikasi dirgantara.

4.3 Otomasi Industri dan Manufaktur

Sensor torsi dinamis memainkan peran penting dalam produksi otomasi industri:

  • Pengujian motor: Mengukur torsi keluaran dan daya peralatan tenaga putar seperti motor listrik dan mesin pembakaran dalam.

  • Pengujian kipas dan pompa: Memantau torsi dan daya untuk mengoptimalkan konsumsi energi.

  • Proses pemesinan: Memantau perubahan torsi selama pengoperasian pusat pemesinan dan mesin perkakas otomatis.

  • Pengukuran viskositas: Digunakan dalam pembuatan viskometer untuk mengukur karakteristik viskositas fluida.

4.4 Peralatan Mesin Berat

Pada peralatan berat seperti lokomotif kereta api, mesin pertambangan, dan kapal, sensor torsi dinamis digunakan untuk memantau beban torsi dalam sistem transmisi guna mencegah kerusakan akibat beban berlebih serta meningkatkan keselamatan dan umur pakai peralatan.

4.5 Penelitian dan Pendidikan

Di lembaga penelitian dan universitas, sensor torsi dinamis merupakan alat penting di laboratorium mekanika dan teknik mesin untuk berbagai eksperimen pengukuran torsi serta penelitian ilmiah.

Telp/WahtsApp : 0812 1248 2471
Email : alfin@testindo.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *