Formaldehida berbahaya bagi tubuh manusia. Namun, bagaimana cara menghilangkannya? Berikut beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengurangi atau menghilangkan formaldehida:
1. Ventilasi
Ventilasi merupakan metode paling umum dan dikenal luas untuk menghilangkan formaldehida. Dengan rutin membuka jendela dan mengalirkan udara segar ke dalam rumah baru, formaldehida dapat terlepas ke luar ruangan sehingga kadar formaldehida di dalam ruangan berkurang.
Namun, efektivitas ventilasi bisa berubah-ubah. Biasanya, hasilnya lebih optimal saat angin bertiup kencang. Selain itu, masa penguapan formaldehida dapat berlangsung selama 3–15 tahun. Jika ventilasi dihentikan karena cuaca dingin, hujan, atau alasan lain, konsentrasi formaldehida di dalam ruangan dapat meningkat kembali akibat akumulasi gas.

2. Karbon Aktif
Karbon aktif adalah bahan ramah lingkungan yang telah lama digunakan untuk menyerap zat berbahaya. Pori-pori pada permukaannya mampu menyerap gas formaldehida.
Namun, fungsinya hanya sebatas menyerap, bukan menguraikan atau membersihkan formaldehida. Ibarat balon yang ditiup, jika karbon aktif telah menyerap formaldehida melebihi kapasitasnya, maka ia bisa melepaskan kembali gas tersebut ke udara dan menyebabkan polusi sekunder. Oleh karena itu, karbon aktif perlu diganti secara rutin, umumnya setiap satu bulan.

3. Meningkatkan Suhu untuk Mempercepat Pelepasan Formaldehida
Bagi yang ingin lebih cepat mengurangi paparan formaldehida, metode ini dapat digunakan. Prinsipnya adalah memanfaatkan sifat formaldehida yang lebih cepat menguap pada suhu tinggi. Dengan meningkatkan suhu ruangan menggunakan pemanas atau peralatan listrik lainnya, pelepasan gas formaldehida dapat dipercepat.
Namun, metode ini memiliki risiko karena suhu tinggi dapat meningkatkan kemungkinan kerusakan atau bahkan kebakaran pada furnitur. Oleh karena itu, cara ini tidak disarankan untuk dilakukan terlalu sering atau tanpa pengawasan.

Peralatan Uji Kandungan Gas Formaldehida pada Furnitur
Peralatan uji kandungan gas formaldehida pada furnitur digunakan untuk mengukur emisi formaldehida dari berbagai material berbasis kayu, seperti papan kayu olahan, lantai kayu komposit, karpet, lapisan bawah karpet, perekat karpet, serta bahan dekorasi interior lainnya. Alat ini juga dapat mendeteksi gas berbahaya dan volatil lainnya.
Peralatan pengujian ini mensimulasikan kondisi iklim dalam ruangan secara nyata, sehingga hasil pengujian lebih mendekati kondisi sebenarnya dan lebih akurat serta dapat dipercaya.
Dengan menggunakan peralatan uji kandungan gas formaldehida, kita dapat mengetahui tingkat formaldehida secara lebih tepat dan memastikan keamanan lingkungan dalam ruangan.

